Hidayatullah Tuban Gelar Tarhib Ramadhan, Siapkan Umat Sambut Bulan Suci

 


Tuban – Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Hidayatullah Tuban bekerja sama dengan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) menggelar kegiatan Tarhib Ramadhan pada Ahad, 15 Februari 2026. Acara ini dilaksanakan di Aula SD Integral Hidayatullah Tuban, Kabupaten Tuban, mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.

Kegiatan ini menghadirkan pembicara utama, Abah Riza Shalihudin Habibi, selaku pengasuh Pondok Pesantren Ash Shomadiyah Tuban. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan tausiyah bertema “Ramadhan sebagai Madrasah Iman dan Penguat Jati Diri Perjuangan.”

Dalam sambutannya, Ketua DPD Hidayatullah Tuban, Ustadz Lajianto, menyampaikan tiga fokus program utama dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Pertama, aspek ruhiyah, yaitu menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperdalam kedekatan kepada Allah SWT. Kedua, aspek ukhuwah, yakni mempererat persaudaraan di antara sesama umat Islam serta membangun kebersamaan dan kolaborasi dalam berbagai aktivitas dakwah dan sosial. Ketiga, aspek maliyah, yaitu mendorong umat Islam untuk berjihad dengan harta melalui peningkatan kepedulian sosial, seperti zakat, infak, dan sedekah, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam perjuangan dakwah dan pemberdayaan umat.

Dalam tausiyahnya, Abah Riza Shalihudin Habibi menekankan pentingnya menjadikan rumah tangga sebagai fondasi utama dalam memperbaiki umat dan bangsa. Ia menyampaikan bahwa perubahan besar harus dimulai dari keluarga. “Rumah tanggaku adalah surgaku. Jika kita ingin memperbaiki Indonesia, maka mulailah dari memperbaiki rumah tangga kita masing-masing,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kunci membangun keluarga yang kuat dan diridhai Allah adalah menjaga shalat dan membiasakan membaca Al-Qur’an. Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Al-Qur’an, “Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka” (QS. At-Tahrim: 6). Selain itu, pendidikan agama harus ditanamkan sejak dini kepada anak-anak. Ia mengingatkan pentingnya mengajarkan shalat kepada anak sejak usia tujuh tahun dan memberikan penegasan pada usia sepuluh tahun sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW tentang perintah mendidik anak dalam shalat.

Lebih lanjut, Abah Riza mengingatkan jamaah untuk menjauhi tiga akar utama dosa, yaitu kesombongan, kerakusan, dan hasad (iri dengki). Ia mencontohkan kisah Habil dan Qabil yang diabadikan dalam Al-Qur’an (QS. Al-Ma’idah: 27–30) sebagai pelajaran tentang bahaya sifat hasad yang dapat menyeret manusia pada permusuhan dan kejahatan.

Beliau juga menjelaskan keutamaan memiliki akhlak yang lembut dan rendah hati. Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa Allah mengharamkan api neraka bagi orang-orang yang bersifat santun, lemah lembut, dan mudah bergaul. Menutup tausiyahnya, Abah Riza menyampaikan doa Nabi yang penuh makna dan menggugah hati, di antaranya doa agar diberikan kebaikan di dunia dan akhirat serta dijauhkan dari siksa neraka (QS. Al-Baqarah: 201), sebagai pengingat agar umat Islam senantiasa memohon perlindungan dan pertolongan Allah SWT.

Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, pengurus Hidayatullah, organisasi pendukung, hingga masyarakat umum. Mereka mengikuti rangkaian acara dengan khidmat dan penuh semangat.

Setelah acara tarhib selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian bingkisan Ramadhan kepada warga sekitar dari Baitul Maal Hidayatullah sebagai wujud kepedulian sosial kepada masyarakat dan setelah itu para peserta melakukan ramah tamah dengan menu gulai 2 ekor kambing .

Dengan terselenggaranya kegiatan Tarhib Ramadhan ini, diharapkan masyarakat dapat menyambut bulan suci dengan kesiapan yang lebih baik, sehingga Ramadhan benar-benar menjadi momentum perubahan menuju pribadi yang lebih bertakwa dan berdaya juang tinggi.

Posting Komentar untuk "Hidayatullah Tuban Gelar Tarhib Ramadhan, Siapkan Umat Sambut Bulan Suci"